Penting dan Nikmatnya Rasa Sakit
Oleh: Helmi bin Ahmad bin Haji bin AbdurrahimKalau ada orang yang mengatakan, sehat itu penting dan nikmat, itu merupakan suatu hal yang biasa, siapa yang tidak tahu kalau sehat itu penting dan nikmat, semua orang yang normal termasuk anda pasti akan mengatakan ingin sehat karena itu penting dan merupakan sebuah kenikmatan. Tapi permasalahannya bagaimana dengan rasa sakit?, apakah semua orang ingin merasakan sakit?, apakah rasa sakit itu penting?, apakah rasa sakit itu sebuah kenikmatan?.
Sejenak kita
pikirkan, rasa sakit ternyata membuat diri kita tidak semangat belajar, membuat
diri kita tidak semangat kuliah, membuat kita tidak bisa bekerja dengan
maksimal, membuat diri kita tidak bisa melaksanakan banyak hal, tetapi mengapa judul
diatas mengatakan bahwa rasa sakit itu
penting dan nikmat?, maka dari itulah artikel ini penulis buat untuk anda yang
ingin mengetahui lebih dalam sehingga anda dan kita semua dapat menyikapi rasa
sakit dengan benar.
Rasa sakit sebenarnya
adalah salah satu tanda adanya suatu peradangan yang merupakan salah satu respon
tubuh atau rangkaian reaksi yang terjadi pada tempat jaringan yang mengalami
cedera baik karena infeksi, tebakar, dan lain-lain. Ketika ada infeksi atau kerusakan
jaringan, maka secara otomatis sistem tubuh akan merespon dan memberikan solusi
yaitu dengan cara:
a. Melokalisasi dan mengisolasi jaringan yang mengalami
cedera dan melindungi jaringan sekitar yang sehat.
b. Menetralisasi dan inaktifasi zat-zat toksis yang
dihasilkan oleh faktor hormonal dan enzim.
c. Merusak dan membatasi pertumbuhan mikroorganisme yang
menginfeksi
d. Mempersiapkan daerah yang sakit untuk penyembuhan dan
perbaikan.
Jika solusi diatas tidak bisa teratasi
dengan sistem tubuh, maka secara pelan tapi pasti, cedera yang ada ditubuh kita
akan semakin lebar, semakin luas dan tentunya akan menyebabkan cacat atau
cedera seumur hidup bahkan mati. Maka dari itu, jelas kita harus cepat
melakukan sesuatu untuk mencegah dan mengobati cedera yang ada di tubuh kita.
Salah satu caranya dengan segera pergi ke dokter.
Salah satu tanda bahwa tubuh kita
mengalami cedera adalah dengan adanya rasa sakit. Coba bayangkan jika rasa
sakit tidak ada, maka pasti manusia didunia ini mengalami cedera akut atau
cacat seumur hidup dan secara otomatis lebih cepat mati. Maka jelas bahwa rasa
sakit itu adalah penting. Dengan adanya rasa sakit pada diri kita, maka kita
bisa mengetahui bahwa ditubuh kita ada suatu masalah yang harus segera direspon
dan di perbaiki. Inilah pengtingnya adanya rasa sakit.
Bagi kaum muslim, rasa sakit itu
tidak hanya penting tapi juga merupakan sebuah kenitmatan dari Allah SWT yang
telah menciptakan rasa sakit pada diri manusia. Rasa sakit bisa menjadi nikmat
bagi kaum muslim apabila seorang muslim tersebut sabar, ridlo dan ikhlas jika
rasa sakit (baik karena infeksi atau penyakit) itu menimpa diri kaum muslim.
Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam
salah satu hadistnya yang artinya:
“Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa
sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan
sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan
dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).
Dalam hadist lain
juga disebutkan yang artinya:
“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit
dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya
seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari no. 5660 dan
Muslim no. 2571).
Melihat hadist diatas
maka jelas hadist tersebut memberikan kabar gembira yang berupa ampunan bagi
kaum muslim yang dalam keadaan sakit, sehingga tidak ada sedikit alasan untuk
berlarut-larut dalam kesedihan.
Itulah sikap seorang
muslim jika mengalami suatu musibah yang menimpa pada diri mereka. Yang mungkin
jadi pertanyaan, apakah rasa sakit yang menimpa diri kita selaku kaum muslim
membiarkan begitu saja tanpa ada usaha sedikitpun?. Tentu sikap tersebut
bukanlah sikap yang bijak dan bukan juga sikap yang diperintahkan oleh
Rasulullah SAW. Karena Rasulullah SAW sendiri memerintahkan pada diri kita
untuk selalu bertindak dan berusaha, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang
artinya:
“Sesungguhnya Allah menciptakan
penyakit dan obatnya, maka berobatlah dan janganlah berobat dengan yang haram”.
(HR. Ad Daulabi dalam al-Kuna, dihasankan oleh Syeikh Albani dalam kitab
Silsilah al Hadiits ash- Shohihah no. 1633).
Hadist diatas menunjukkan kepada kita
untuk bertindak dan berusaha dalam hal ini yaitu berobat ketika rasa sakit
menimpa pada diri kita, dengan aturan tidak boleh berobat dengan obat atau
hal-hal yang diharamkan oleh Allah SWT jika kita adalah orang yang beriman
kepada Allah dan Rasul-Nya.
Dari ulasan singkat diatas, maka sekali
lagi menjelaskan pada kita bahwa rasak sakit merupakan suatu hal yang penting
dan merupakan sebuah kenikmatan bagi kaum muslim yang sabar, ridlo dan ikhlas.
TIPS & TRIK
Manajemen Makan Sebelum Tidur
Ø Makanlah makanan yang mudah dicerna
Ø Minumlah air putih secukupnya
Ø Makanlah (sekitar dua jam) sebelum tidur
Ø Bersihkan mulut dan gigi sebelum tidur
Ø Berdoalah sebelum tidur