BERUNTUNG YA” ORANG-ORANG SAKIT
![]() |
| Hikmah Sakit |
Dari
judul ini saudara ku sekalin pasti binggung kok orang sakit beruntung, sebelum
kitabahas mengenai keberuntungn pada orang sakit mari kitalihat bagaimana orang
sakit itu, orang sakit itu udah pasti tuh merasakan sesuatu yang tidak nyaman,
segala sesuatu itu tidak enak misalnya orang sakit gigi tuh maumakan tidak
enak, mau tidur tidak enak, mau ngomong tidak enak, mau minum tidak enak, mau
wudh untuk solat tidak enak, apalagi solat udah pasti terganggu alais tidak khusuk,
Sehinnga ada benarnya juga frase yang mengatakan “lebih baik patah hati dari
pada sakitgigi” meskipun prase ini aga sedikit ngawur tapi ndak apalah kita
kutip kan itu cuman perumpamman saja sehinnga wajar ada bantahannya dai
kawan-kawan yang pernah sakit hati dan tidak pernah merasakan sakit gigi mereka
berpendapat “lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati” ini sering
diungkapin oleh para galowers, yah kalu membahas tentang dua penyakit diatas
sih memang tidak akan habis, yang penting sama-sama penyakit dan efeknya pun
tidak jauh berbeda yakni nafsumakan menurun, dan sama-sama tidak enak. Coba
kita pikirkan itu batu sakitgigi dan sakit hati bagai mana dengan penyakit yang
lain yang lebih berat misalanya Diabetes, Kangker, patah Tulang, Gila garing
Sinting dan masih banyak lagi penyakit yang lebih parah lagi kalu mau tahu
kuliah dulu dengan jurusan kesehatan !, kalu gitu ribetsekali dan apalagi
kuliah di kesehatan itu biyanya sangat mahal,
Okelah kalu begitu tidak usah kuliah kesehatan
paling mudah tempat menemukan orang sakiat itu dengan berek-reasi di rumah
sakit disan kita bisa nanya nama dan sekaligus bisaliat orang sakit itu kayak
gimana susahnya dan tidak enakny jadi orang sakit, tidak hanya orng saki aja
yang kitaliat tidak enak malah keluraganya lebih tidak enak, wah sakitnya bisa
dobel nih yah bisa di bilang begitu, emang penulis sendiri pernak kerumah sakit
? kok kayak tau aja tentang orang sakit...? pertam penulis menjawab penulis
juga pernah sakit soalnya penulis juga manusia, yang kedua penulis juga pernah
menjadi keluarga orang yang sakit kemudian di bawa kerumahsakit yang ketiga
kebetulan n rejeki kali ya penuisjuga mahasiswa kesehatan. “sori ini bukan
sombong atau apalah namanya..” penulis Cuma tidak mau dibilang seorang dukun
yang tau tanpa pernah mempelajarinya atau seorang yang asal nulis dan gomomong
doang. Tapi intinya orang sakit itu pokoya tidak menyenangkan malah saya sampi
sedih melihat orang yang sakit apalagi kita yang sakit, ya bisa dirasin sendiri
lah, saya yakin seluruh manusia di muka bumi ini pasti pernah sakit. Pertanyaanya
apakah orang yang sakit itu adalah orarang yang paling rugi atau paling sial
bahkan orang yang sangat dilaknat oleh Allah SWT ????
Jawabannya
adalah tidak,,. Karena tidak semua orang sakit itu adalah orang yang merugi apalagi
orang yang dilaknat oleh Allah SWT, mau bukti. Ni buktiny nabi dan para
rasul-Nya pun pernahsakit cotohnya Nabi Ayyub dimana penyakitnya mengerogoti
seluruh badanya ditambah lagi beliau ditempa dengan ditinggalkan kelurgany,
hartanya musnah, begitu pula yang terjadi kepada nabi kita nabi Muhammad SAW
seperti yang diriwayatkan oleh muslim dalam kitabnya Al-birr, dan diriwayatkan
juga dari ‘Aisyah ia berkata sakitny Kanjeng Nabi:
“Aku tak
pernah melihat seorang yang terkena Al-waj’u (sakit) yang lebih parah dari
rosilullah”
Lalu dengan demikian apakah nabi Ayyub dan nabi muhammad itu disebut sial ataukah terkena Azab dari Allah
SWT padahal beliau adallah hamba yang sngat dicinatai Allah SWT dan beliau
sudah dapat dipastika adalah orang yang beruntung diantarakita semua, mereka
adalah maunusia yang paling tinggi kedudukanya dihadapan Allah SWT..! tentunya
tidak karena kanjeng Nabi menjelaskan dalam Haditsnya mengenai orang yang sakit
yaitu sebagai berikut:
“ Tidaklah seorang
muslim tertimpa derita dari penyakit atau perkara lain kecuali Allah hapuskan
dengannya (sakit tersebut) kejelekan-kejelekannya ( dosa-dosanya ) sebagai man
pohon menggugurkan daunnya.” 1
Nah masih mau
bilang orang sakit itu sial atau Terlaknat.? Muli detik ini jangan coba-coba
berani bilang begitu ya..
Hadits
diatas perlu penulis uraikan sedikt kita muali dengan pohon yang menggugurkn
daunnya, jika kita lihat banyak pohon yang menggugurkan duannya pada
musim-musim tertentu saja misalnya pohon jati mengugurkan daunnya pada musim
kemarau pasti ada tujuannya menggugurkan daunnya yaitu untuk menjaga agar
penguapan air kurang dan mengghemat penggunaan air juga selain itu juga daun
yang digugurkan itu sebagian besarnya daun-daun yang udah lama atau tua dimana
daunya telah mengalami penurunan fungsi bagi tumbuhan tersebut alias udah tidak
berguna , selain itu daun yang gugur juga sebagai pupuk dan menjaga kelembaban
tanah di sekitar pohon tersebut agar pohon tersebut bisa berthan hidup dengan
kadar air yang minim saat musim kemaru. Sehinnga kita bisa menyipulkan bahwa
ada maksud tertentu sebuah pohon tersebut untuk mengugurkan daunnya, begitu
juga sama halnya dengan kita sebagi manusia yang beriman tentunya allah
SWT memberikan cobaan pasti ada
hikmahnya.
Bigitulah allah SWT memberikan
cobaan yang namanya sakit yang telah di ibaratkan sebagi sebatang pohon yang
sewaktu-waktu menggugurkan daunnya, jika dimanusia bukan daunya yang gugur tapi
dosanya, soalnya manusia tidak punya daun yang manusia punya adalah dosa, dan
penyakit, ohya penulis baru ingat ternyata manusia punya daun tapi sayangnya
jumlahnya duabuh dan jika gugur seperti daun pada tumbuhan akan membahayakan
manusi kira kira apa ya..pembaca yang budiman bisa bantu nebak ? ya benar
jawabanya........ bayangkan jika keduanya jatuh atau berguguran wajah kitapun
akan berbeda akan mirip seperti reptil yang tidak punya daun itu, selaain itu
juga ternyata fungsinya juga sebagi penangkap dan pengatur suara agar suara itu
terdengar bik dan jelas..wah malah membahas tentang daun, kapan nih membahas
tentang keberuntungan orang yang sakit...sory jadi kebawa suasanu kuliah...oke
kita akn kembli ketopik jadi orang sakit itu sangat beruntung karena dosanya
berguguran seperti daun yang kering dan sakitnya itu menjadikan dia agar faham
mengenai nikmat Allah SWT yang namanya sehat agar saat sehat dimamfaatkan untuk
berbuat kebaikan bukan malah digunakan untuk berbuat dosa seperti menyebar
fitnah dan benci atas orang-orang orang yang senan tiasa menyeru kepada
kebaikan yang senan tiasa hidup mereka dipenuhi dengan kebikan misalnya
memkmurkan masjid dikatakan Teroris, jika diajak kembalike syariat Allah mereka
bilang aliran Keras dan perusak tatanan masyarakat entah Merusk NKRI kah atau
yang lainya padahal mereka tidak sadar bahwa ide merekalah yang merusak tatanan
masyarakat beragama, karena mereka menjauhkan umat beragama dari agama mereka
yaitu dengan menerapka sekularisme ( pemisahan agama dari kehidupan berbangsa
dan bernegara) waduh ini kebangetan mentang-mentang dia punyai sederet gelar
intelektual, makanya orang seperti ini atau orang pinter ini jikalusakit bukan
di jadikan skit mereka sebgai penggugur dosa malah itulah teguran bagi mereka
untuk memikirkan jalan yang mereka tempu kemudia Allah SWT memberikan mereka
penyakit yang tidak bisa ngomong dan geraknya terbatas misalnya penyakit Setruk
agar mereka tidak banyak ngomong dan bergerak untuk menyebarkan idenya tapi
mereka itu diperintahkan untuk berfikir dan bersabar atas apa yang di timpakan
kepadanya. Wah berarti semua orang setruk itu orang yang mendapat teguran dari
allah SWT dong ?
Jawabanya tentu
tidak orng yang senan tiasa bertakwa malah dia seorang pengemban dakwah
sakityang di deritanya itu bukan menunjukan orang yang jelek tapi itu
menunjukan dia adalah orang yang tinggi derajatnya di sisi allah SWT sepirti
yang di jelaskan oleh kajeng nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis yang artinya
:
“ Tidak ada
sama sekali yang menimpa urat seorang mukmin kecualai allah hapus untuknnya
dengan ( cobaan ) ini kesalahan, dan Allah tetapkan baginya kebikan, dan Allah
angkat derajat untuknya ” 2
Mahsuci Allah begitulah
yang balasan bagi orang-orang yang bertaqwa oleh karenya bagi penulis dan
Pembaca yang budiman jika ada yang sakit baik itu kita atau pun keluarga kita
mari kita hadapi dengan sabar dan penuh ketqwan agar kita mendapatkan balasan
yang baik dari Allah sang Maha penggengam jiwa kita sehingga kita termasuk
orang yang beruntuk diampuni dosa kita dan di tinggikan derajatnya. A’min huma
A’min
Baiklah untuk
mingu ini mungkin haya ini yang bisa penulis uraikan Insyaallah akan kita
sambung pada tulisan berikutnya terkait apa aja keberuntungan orang yang sakit
dan penulis akn menceritakan lebih jelas tentang orng sakit yang di tinggikan
derajatnya semoga tulisan ini bermamfaat tiada maksud penulis menyinngung atau
yang lainnya hanya saja penui ingin berbagi sedikit ilmu dan pengalaman jikalu
ada hal yang kurng berkenan smpikan lah di komenta anda dan penulis sangat
berterimaksai atas apapu komentar anda.. waslamualaikum warokmatullahi
wabarokatuh
http://www.inspirasidakwah.com | Hikmah Sakit
http://www.inspirasidakwah.com | Hikmah Sakit

