"“Wahai Ali, sesungguhnya Allah swt menunjuki seseorang dengan usaha kedua tanganmu, maka itu lebih bagimu dari tempat manapun yang matahari terbit di atasnya (lebih baik dari dunia dan isinya). (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak)."


Jumat, 14 Maret 2014

DIHAMBAT (AKAN) MENJADI KUAT

www.inspirasidakwah.com -
Dakwah ibarat menyiram dengan air atau bahkan menampar dengan api. Ibarat air yang menyejukkan dan menyegarkan karena mampu menghapus dahaga, kepenatan dan kelelahan dikala perjalanan menembus ruang dan waktu. Sebaliknya dakwah dapat menjadi api yang siap menampar tubuh dan tempat tinggal seseorang, karena menolak kebenaran dari ilahi yang sejatinya menyelamatkan mereka di akherat kelak.
Penolakan terhadap dakwah rasulullah dahulu oleh bangsa kafir qurays melalui ancaman, teror, boikot, pelarangan, pengusiran, bahkan penahanan dan penyiksaan fisik sahabat. Berbagai perlakuan yang bahkan diluar batas kemanusian pun dialami umat islam saat ini. Pembantaian muslim di negeri-negeri kafir dibelahan bumi menjadi bukti yang tidak terbantahkan oleh siapapun, dunia hanya diam beribu bahasa. Mengutuk keras seakan-akan menjadi bahasa resmi pemimpin negeri muslim dunia atas tindakan yahudi dan kafir penjajah barat beserta antek-anteknya.
Pembantaian muslim palestina oleh kafir yahudi seakan-akan menjadi ajang “pesta” tahunan yang selesai tanpa ujung yang jelas. Belum selesai di palestina, umat islam di myanmar pun juga menjadi ajang “pesta rakyat” atas nama biksu suci. Dan yang terhangat saat ini adalah pembantaian muslim di afrika tengah oleh otoritas kristen. Lembaga internasional dan PBB pura-pura tuli, karena sejatinya mereka tersenyum manis melihat muslim dihinakan.
Ketika Islam dilecehkan dan muslim dihinakan di negerinya sendiri, maka sejatinya umat Islam telah akan bangkit. Suatu umat yang dilecehkan tanpa perlawanan yang sepadan, disisi lain akan menjadi kekuatan bak bola salju yang kian membesar dan kuat hantamanya. Telah terlihat sinar telah terbit dari barat, orang-orang kafir yang sebelumnya penentang Islam saat ini menjadi pembela Islam. Ribuan muslim telah lahir setelah keluar dari tempurung aqidah sesat. Dan alhamdulillah Islam saat ini manjadi Agama mayoritas.
Tahun 2013, jumlah penduduk dunia adalah 7.021.836.029. Sebaran menurut agama adalah: Islam 22.43%, Kristen Katolik 16.83%, Kristen Protestan 6.08%, Orthodok 4.03%, Anglikan 1.26%, Hindu 13.78%, Buddhist 7.13%, Sikh 0.36%, Jewish 0.21%, Baha’i 0.11%, Lainnya 11.17%, Non Agama 9.42%, dan Atheists 2.04% (www.30days.net). Menurut The Almanac Book of Facts (2011), dalam sepuluh tahun terakhir, penduduk dunia bertambah sebanyak 137%. Di mana pemeluk agama Kristen bertambah sebanyak 46%. Sedangkan pemeluk agama Islam bertambah sebanyak 235% (www.geocities.com). Monsignor Vittorio Formenti, penyusun buku tahunan Vatikan, dikutip dari tabloid Vatikan, L’Osservatore Romano, mengatakan bahwa “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kita tidak lagi berada di puncak, Muslim telah menggeser posisi kita.” Allahu akbar, ternyata islam adalah agama mayoritas. Selayaknya, mayoritas itu menguasai segalanya, akan tetapi faktanya umat islam dikuasai segalanya. Inilah tirani minoritas.
Pertanyaanya adalah mengapa mayoritas tertindas, padahal jumlahnya banyak dan tersebar disemua benua seisi bumi ini. Apa yang salah, siapa yang salah!. Inilah jawaban yang telah disabdakan rasulullah: “Akan datang umat-umat yang berkerumunan ke atas kalian seperti kerumunannya orang-orang yang makan pada satu pinggan.” Maka seorang bertanya : “Apakah jumlah kami pada ketika itu sedikit?” Rasulullah menjawab: “Bahkan jumlah kamu pada saat itu ramai. Akan tetapi keadaan kamu seperti buih-buih di lautan. Dan sesunguhnya Allah akan mencabut dari (hati) musuh-musuh kamu rasa takut terhadap kamu serta akan ditimpakan (penyakit) al-Wahn di dalam hati-hati kamu.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah! Apakah al-Wahn?” Baginda menjawab: “Cinta kepada dunia dan takut mati.” (Sahih - Hadis riwayat Abu Daud, Kitab al-Malahim: Bab: Fi Tada al Umam ‘Alal Islam, jld. 4, ms. 484, no: 4297). Penggambaran dalam hadis ini telah menjadai kenyataan sekarang. Muslim mayoritas bagaikan buih yang terombang-ambing dilautan. Hujan, ombak, angin, badai adalah hantaman yang sengaja diciptakan kafir penjajah melalui pembantaian, pengusiran, pencekalan dan usaha-usaha buruk lainya. Ketahuilah semakin nyata muslim ditindas, maka semakin dekat kebangkitan islam.
Fajar khilafah telah akan terbit, menggelapkan kekufuran. Kemenangan islam akan disambut dengan keimanan dan amal sholeh. Gaung terbitnya telah tercium. Semerbaknya kian membahana. Sembilan puluh tahun penantian, 72 % masyarakat di negeri ini telah rindu dengan syariah, alhamdulillah. []

Ditulis Oleh: Ahmad Najib

Direktur Senkai Institute Malang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 Inspirasi Dakwah All Right Reserved